Optimalkanlah

Di setiap pagi mentari terbit dan terus berputar untuk selanjutnya di sore hari terbenam. Dan pada waktunya di esok hari sang mentari kembali terbit dan akhirnya terbenam lagi. Demikianlah seterusnya, tanpa bisa anda menghentikannya atau paling kurang menundanya.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, demikianlah seterusnya.

Fakta ini dirasakan dan disadari oleh semua orang, termasuk anda, bukankah demikian?

Walau menyadari, namun pada kenyataannya anda tidak bijak mensikapi.

Waktu tiada pernah kompromi untuk menanti, namun mengapa anda sering menunda dan menanti?

Umur tiada pernah bertambah atau berubah namun mengapa anda terbiasa lengah.

Simaklah bagaimana sikap orang mukmin yang benar2 menyadari fakta ini, sehingga ia bisa bersikap cerdas. Dia adalah sahabat Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma:
«إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ المَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ»
Bila engkau di sore hari, maka jangan pernah menanti/ menunda hingga datangnya pagi hari.
Dan sebaliknya bila di pagi hari jangan pula engkau menunda hingga datangnya sore hari.
Optimalkanlah masa- masa sehatmu guna menghadapi masa- masa engkau ditimpa sakit.
Dan optimalkan pula masa- masa hidupmu guna menghadapi masa- masa setelah engkau meninggal dunia. (Bukhary)

sumber: Muhammad Arifin Badri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s