Hari Ibu dan Perayaannya

hari-ibuedit

Syariat Islam mengagungkan kedudukan “IBU“, dan menjadikan semua hari sebagai waktu untuk berbakti kepadanya.

Bahkan memerintahkan untuk menjaga hubungan baik dengan rekan-rekannya setelah meninggalnya.

Adapun mengingatnya HANYA SEHARI dalam setahun, itu merupakan penghinaan terhadapnya, dan juga tindakan mengada-ada dalam Agama.

Orang yg tidak mengenal Ibunya kecuali hanya sehari dalam setahun, adalah orang yg durhaka kepadanya.

Adapun orang yg selalu menyambung tali silaturrahim dengannya, memberinya hadiah, dan berbakti kepadanya setiap hari, maka HARI IBU tidaklah ada artinya baginya.

Jadi, Hari Ibu adalah perayaannya mereka yang durhaka, bukan perayaannya orang yang berbakti kepada ibunya.

عظّمت الشريعة (الأم) وجعلت كل أيامها براً بها، بل أمرت ببر صداقاتها بعد موتها، والالتفات إليها في يومٍ في السنة استهانة بها، وإحداث في الدين.

من لا يعرف أمّه إلا يوماً في السنة فهو عاق لها ومن كان يصلها ويهديها ويبرها كل يوم فلا معنى لعيد الأم عنده فعيد الأم مناسبة للعاقين لا للبررة.

disadur dari status FB Ustadz Ad Dariny

 sumber foto http://dearsany.files.wordpress.com/2008/12/hari-ibu.jpg?w=336

3 thoughts on “Hari Ibu dan Perayaannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s