Dosa-dosa Menutupi Hati

Dosa-dosa menutupi hati.

Orang-orang kafir di zaman dahulu, mereka mendustakan peringatan para Nabi. Mereka katakan bahwa wahyu Allah adalah cerita-cerita masa lalu, hikayat nenek moyang yang diwariskan turun temurun.

Mereka menolak kebenaran yang datang dari Allah dan para Rasul. Mengapa mereka mendustakan? Allah menjelaskan penyebabnya:

Sebenarnya dosa-dosa telah menutupi hati mereka. Surat Al Muthaffifin ayat 14.

Ya, hati mereka telah ditutupi oleh dosa hingga tidak lagi bisa menerima kebenaran dan peringatan.

Perhatikan di sini, dosa-dosa menutupi hati. Dosa-dosa adalah akibat dari perbuatan maksiat yang kita kerjakan. Setiap maksiat yang kita kerjakan, akan menimbulkan dosa. Dan dosa-dosa itu akan menimbulkan titik hitam di hati kita. Ketika kita terus menambahkan noktah hitam, maka hati kita akan dipenuhi noktah hitam yang menutupi seluruh hati.

Akibatnya, kita tidak bisa menerima kebenaran. Perhatikan lagi di sini. Tidak bisa, bukan tidak mau.

Kemauan untuk menerima kebenaran telah tertutup oleh noktah hitam hasil perbuatan kita sendiri.

Perhatikan lagi, apa yang terjadi jika kita tidak bisa menerima kebenaran? Kita akan mendapat kesengsaraan di dunia dan akherat.

Disadur dari Broadcast Message Ustadz Syarif Baraja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s