Manfaat Ilmu Syar’i

menuntut ilmu agama

Diantara manfaat ilmu syar’i adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Annawawiy Rahimahullah:

1. Menyibukkan diri dengan ilmu lebih utama dari menyibukkan diri dengan ibadah-ibadah sunnah Continue reading

Advertisements

5 Tips Membaca Cepat

tips membaca cepat 2Meningkatnya pengetahuan adalah dengan banyak membaca. Membaca di sini baik dalam ilmu dunia maupun ilmu agama. Dengan mengefisienkan waktu, bahan bacaan yang begitu banyak bisa dibaca dengan cepat dalam waktu singkat. Tips membaca cepat inilah yang bisa ditempuh.

1- Percepat: Bagian yang sudah dipahami bisa dipercepat. Bahkan bagian yang terasa tidak penting bisa dilompati.

2- Perlambat: Bagian yang sulit dipahami diperlambat guna memahami istilah baru dan sulit.

3- Tidak bersuara: Tidak perlu mengeluarkan suara saat membaca karena seperti itu membuat proses membaca memakan waktu lebih lama.

4- Tidak bergerak: Tidak banyak bergerak saat membaca akan membuat proses membaca lebih cepat dan tidak jadi membuang-buang waktu.

5- Merasa diri tidak tahu: Ketika membaca buku atau kitab janganlah berpikir bahwa kita sudah tahu isi buku tersebut karena hal itu akan membuat kita tidak ingin tahu lebih banyak atau tidak ingin menambah ilmu. Jadinya kurang semangat untuk mengulas isi buku.

Semua hal di atas semakin mudah dilakukan jika kita senantiasa meminta tolong pada Allah dan selalu memohon pada-Nya ilmu yang bermanfaat. Di antara do’a yang bisa dipanjatkan adalah do’a memohon kemudahan berikut ini,

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” [artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah].[1]

Diolah dari:

http://edukasi.kompas.com/read/2012/07/02/08331927/Tips.Membaca.Cepat


[1] Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya (3/255). Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah. (Lihat Jaami’ul Ahadits, 6/257, Asy Syamilah)

sumber : RemajaIslam.com

Beramal dengan Ilmu

537551_505101466177383_1441761894_n
Wajib atas orang yang sudah sampai ilmunya untuk mengamalkan ilmunya sesuai kemampuan. Karena hujjah sudah ditegakkan pada orang yang berilmu.
Maka wajib baginya beramal dengan ilmunya, karena amal adalah buah dari ilmu.
| الشيخ عبد الله بن جيربن – رحمه الله
يجب على من نال علما أن يطبقه ويعمل به بحسب قدرته، فإن الحجة قد قامت على من بلغه العلم، فيتأكد عليه أن يعمل به، فإن ثمرة العلم العمل به.

Ilmu

380033_505658136121716_1708580005_n
Semakin banyak bekal ilmu seseorang, semakin sempurna ketakwaannya, semakin sempurna rasa takut dan ikhlasnya kepada Allah ‘azza wa jalla, semakin banyak pula manfaatnya bagi sesama dan dakwahnya berupa ilmu dari Allah dan RasulNya pun semakin sempurna…Sebaliknya, semakin lemah rasa takwa, semakin sedikitnya bekal ilmu seseorang, semakin sedikit pula rasa takut kepada Allah. Dia akan diuji dengan kesibukan dunia dan syahwat yang semu. Ketika bekal ilmu sedikit, kebaikan-kebaikan yang diraih pun sedikit…-Syaikh Ibnu Baz-

| الشيخ عبد العزيز ابن باز – رحمه الله
كلما كثر العلم وكملت التقوى والخوف من الله عز وجل والإخلاص له سبحانه، صار النفع أكثر، وصار التبليغ عن الله وعن رسوله أكمل، وكلما ضعفت التقوى، أو قلّ العلم، أو قلّ الخوف من الله، أو بُلي العبد بمشاغل الدنيا والشهوات العاجلة، قلّ هذا العلم، وقلّ هذا الخير

Ilmu dan Amal

Orang yg paling teguh dalam islam adalah orang yang menyatukan ilmu dan amal, dan orang yang paling cepat gugur di jalan ketaatan adalah mereka yang berilmu namun tidak beramal.”Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)” (QS an Nisaa: 66)

Amalan dan Ilmu

Siapa yang beramal dengan ilmu yang dimilikinya, maka Allah kan mengajarkan apa yang belum dia ilmui, dan Dia kan berikan taufik pada ilmunya, sampai Allah memberikan padanya surga -al Auza’i-
قال الأوزاعي – رحمه الله | من عمل بما يعلم كان حقًا على الله أن يعلمه ما لا يعلم ويوفقه فيما يعلم، حتّى يستوجب بذلك الجنّة

 

Kutipan Islami dari Abd Al Hai Yosef

Jangan buru2 memetik buah, tapi bersabarlah….
Ilmu itu didapat dengan belajar….
Kebijaksanaan itu didapat dengan mencoba bijaksana….
Ilmu itu bukanlah fasihnya lisan berpidato….
Bukan pula banyaknya dalil yang dikeluarkan….
Tapi hakikat ilmu adalah adalah rasa takut….
“sesungguhnya hamba Allah yang takut kepadaNya hanyalah orang-orang berilmu/ulama”

sumber : Amrullah Akadhinta