Nikmat Allah

561477_495057517181778_366289842_n
Asal sifat qona’ah adalah ketika seorang manusia membandingkan nikmat yang dia miliki dengan orang-orang yang ada di bawahnya. Dalam sebuah hadits, “Lihatlah yang berada di bawah kalian, dan jangan kalian lihat yang di atas kalian, karena yang demikian itu bisa membuat kalian tidak meremehkan nikmat Rabb kalian”
-Syaikh Dr Abdul Aziz at Tharifi-
أصل القناعة أن يُقارن الإنسان نعمته بمن دونه .. ففي الحديث: (انظروا إلى من هو دونكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم فإنه أجدر ألا تزدروا نعمة ربكم)

Ujian

Ujian itu tanda keimanan, siapa yang tidak pernah diuji, maka coba koreksi lagi keimanannya.

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji ?” (al ‘Ankabut: 2)

الابتلاء علامة على الإيمان، ومن لم يُبتل فليُراجع إيمانه .
(أحسب الناس أن يتركوا أن يقولوا آمنا وهم لا يفتنون)