Move On

299651_516739381680258_929719276_n
Apa manfaatnya masa lalu kalau kau biarkan dirimu terpenjara dalam masa lalu, tak memetik hikmah dan pelajaran dari masa lalu yang membuat masa depanmu lebih baik?!
أ.عصام العطار |
ماذا يفيدك الماضي إذا حَبَسْتَ نفسك في الماضي ، ولم تنتفع بدروسه وعِبَرِه في صنع مستقبل أفضل ؟!
Advertisements

Tercela

|د.محمد بن عبد الرحمن العريفي

ليس اللوم على من لا يقبل النصيحة .. وإنما على من يقدمها بأسلوب غير مناسب

Yang tercela itu bukan yang tidak menerima nasihat…
Tapi yang tercela, adalah yang memberi nasihat dengan cara yang tidak tepat…
-Dr Muhammad al ‘Arifi-

sumber : Amrullah Akadhinta

Hendaklah Orang Tua Selalu Mendoakan Kebaikan Untuk Anak-Anaknya

Simaklah kisah berikut…
Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah.Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah. Belum lagi datang para tamu menyantap makanan, tiba-tiba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu diatas makanan yang tersaji.Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak beliau marah dan berkata, “idzhab ja’alakallahu imaaman lilharamain,” Pergi kamu…! Biar kamu jadi imam di Haramain…!” Dan SubhanAllah, kini anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di masjidil Haram…!! Tahukah kalian, siapa anak kecil yang di doakan ibunya saat marah itu…??
Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.
=
Ini adalah teladan bagi para ibu,calon ibu, ataupun orang tua…hendaklah selalu mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya.Bahkan meskipun ia dalam kondisi yang marah. Karena salah satu doa yang tak terhalang adalah doa orang tua untuk anak-anaknya. Sekaligus menjadi peringatan bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendoakan keburukan bagi anak-anaknya. Meski dalam kondisi marah sekalipun.
“Janganlah kalian mendoakan (keburukan) untuk dirimu sendiri,begitupun untuk anak-anakmu,pembantumu, juga hartamu.Jangan pula mendoakan keburukan yang bisa jadi bertepatan dengan saat dimana Allah mengabulkan doa kalian…”(HR. Abu Dawud)
#Inspirasi : Khabar Biladi al-jazaair/ar-risalah ed.131